
MATARAM — Tiga mahasiswa Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), yakni Yusran Hambali, Syalman Alfarizi, dan Rizki Arianto, siap membawa nama almamater dalam ajang Jogja Essay Competition Tingkat Nasional yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 25–26 Juli 2026.
Keikutsertaan ketiga mahasiswa tersebut menjadi salah satu wujud keseriusan Fakultas Hukum UMMAT dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan akademik, memperkuat budaya literasi ilmiah, serta berani berkompetisi di tingkat nasional.
Jogja Essay Competition merupakan ajang ilmiah yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menyampaikan gagasan kritis dan solutif melalui karya tulis. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan argumentatif mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan hukum dan kebangsaan.
Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas, tetapi juga mempertanggungjawabkan ide, data, dan argumentasi yang disampaikan di hadapan dewan juri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat jejaring akademik antarmahasiswa dan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan babak presentasi pada 25 Juli 2026 di Yogyakarta. Pada tahap tersebut, delegasi Fakultas Hukum UMMAT akan mempresentasikan gagasan yang telah dituangkan dalam karya esai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda field trip pada 26 Juli 2026.
Dekan Fakultas Hukum UMMAT, Dr. Hilman Syahrial Haq, S.H., LL.M., menyampaikan apresiasi atas keberanian dan semangat ketiga mahasiswa tersebut dalam mengikuti kompetisi ilmiah tingkat nasional.
“Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang ilmiah seperti Jogja Essay Competition merupakan bagian dari komitmen Fakultas Hukum UMMAT untuk mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menjawab tantangan perkembangan hukum di era global,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kompetisi ilmiah bukan sekadar ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi mahasiswa. Melalui proses penulisan dan presentasi esai, mahasiswa dilatih untuk mengidentifikasi persoalan, menyusun argumentasi secara sistematis, serta menawarkan solusi yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
“Pengalaman berkompetisi akan membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta membuka jejaring akademik yang lebih luas. Kami berharap delegasi Fakultas Hukum UMMAT dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik universitas,” lanjutnya.
Lebih jauh, Dr. Hilman berharap pengalaman mengikuti kompetisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi Yusran, Syalman, dan Rizki untuk terus berkarya, melakukan riset, serta mengembangkan gagasan-gagasan inovatif dalam bidang hukum.
“Kami berharap ketiganya menjadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk terus belajar, berinovasi, dan berprestasi. Semoga mereka memperoleh hasil terbaik serta mampu mengharumkan nama Fakultas Hukum dan Universitas Muhammadiyah Mataram di tingkat nasional,” tutupnya.
Partisipasi mahasiswa Fakultas Hukum UMMAT dalam Jogja Essay Competition Tingkat Nasional 2026 sekaligus menegaskan komitmen UMMAT dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kompetitif. Melalui keterlibatan dalam berbagai kompetisi ilmiah, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menghadirkan pemikiran yang kritis, argumentatif, dan solutif bagi perkembangan hukum dan kehidupan kebangsaan. (HUMAS UMMAT)




